Laman

Selasa, 26 April 2011

Radiator Coolant VS Air AC

main

Sebuah pegujian sederhana yang dilakukan oleh salah satu anggota forum Serayamotor membuktikan bahwa air AC (apa lagi air keran) tidak baik untuk radiator mobil karena bersifat korosif dibandingkan radiator coolant. Bila dibiarkan berkepanjangan maka bagian dalam radiator yang termakan karat akan menipis dan berpotensi bocor. Berikut pengujiannya.

Dua wadah berbeda yang satu diisi dengan air AC dan satunya lagi dengan Radiator Coolant (merk tidak disebutkan). Kemudian pada kedua wadah tersebut dimasukan paku payung hingga terendam seluruhnya dan dibiarkan selama satu minggu.

Efek korosif pada hari pertama kedua cairan:

1

2

Pada hari kedua material logam ditambah dengan memasukan paku berkarat pada masing-masing cairan.

Efek korosif pada akhir pengujian:

3

4

5

6

Hasil pengujian ini menunjukan bahwa radiator coolant efektif menjaga kondisi logam dalam artian sebagai pencegah korosi (karat). Wadah yang berisikan air AC terlihat sangat keruh dan terdapat endapan karat logam, sedangkan wadah yang berisikan radiator coolant relatif tidak berubah; hanya sedikit berubah warnanya namun tidak keruh dan tidak terdapat endapan karat.

Oleh karena itu sangat disarankan agar setiap pemilik kendaraan menjaga kondisi mobil, bukan hanya interior dan exterior saja namun juga "jeroan" mobil agar tidak kecolongan yang akan menelan dana besar. Merawat selalu lebih baik daripada mengobati.