Laman

Minggu, 03 Juli 2011

Harga Pelumas Naik, Biaya Servis Membengkak!


JAKARTA -
Kekhawatiran kenaikan harga oli terbukti sudah. Alhasil, mempengaruhi biaya servis kendaraan yang semakin membengkak.

Sekitar sebulan terakhir ini, jangan kaget kalau mengeluarkan duit lebih banyak buat membeli pelumas dari pada biasanya. Harga oli yang baru ini sudah diberlakukan secara merata.

Sudah begitu, nyaris yang naik adalah semua jenis oli baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, apakah itu untuk pelumas mesin, rem, garden, sampai transmisi. Pendek kata, siap-siap saja merogoh kocek lebih dalam buat biaya operasional mobil saat servis berkala.

Sebut saja bengkel spesialis Honda Clinic yang sudah menerapkan harga baru untuk beragam jenis pelumas di tempatnya. ”Naiknya ya sekitar 10-15%. Sudah bukan lalu kita terapkan harga baru,” bilang Andi Chondang. Dia mencontohkan segalon oli bertitel Shell Helix yang awalnya dibanderol Rp 235 ribu, kini mesti ditebus seharga Rp 240 ribu. Harga yang sama juga diberlakukan untuk oli merek Total.

Bagaimana dengan bengkel resmi? Syarifuddin dari beres Daihatsu mengaku sudah tahu ada kenaikan harga oli di pasaran. Hanya saja, kebijakan pemberlakuan harga yang baru masih menunggu keputusan dari pusat. Meski ada perubahan harga oli, tapi dilarang keras menunda penggantian. Oli mesin, garden, rem, maupun transmisi sifatnya wajib diganti bila sudah waktunya.