Laman

Kamis, 10 Januari 2013

Restorasi Willys MC M38 1952, "Restoration Addict"

JIP - Jika dikatakan bahwa bermain jip itu menyebabkan ketagihan, maka hal tersebut dengan lantang amini oleh Manuel de Araujo. Nampaknya sebuah M38 yang pada edisi 106 silam belum cukup bagi pengusaha asal Timor Leste ini. “Bukannya tidak memuaskan dan bersyukur mampu meminang jip idaman saya, namun jujur saya katakan bahwa ternyata ada yang kurang jika jip tersebut sendirian menjelajah jalanan kota Dili. Akan lebih nikmat jika Willys saya tersebut punya teman,” kekeh suami dari Clara Pereira ini.
Sebuah bangkai Willys M38 yang berhasil ditemukan di salah satu pelosok daerah Jawa Barat menjadi harapan terpenuhinya angan pria yang akrab disapa Manu ini.  Seperti sebelumnya, bapak dari Julio inipun kembali menyerahkan proses restorasi pada Tata Latito alias Aban. “Tidak ada masalah berapa lama waktu yang akan habis untuk membangun jip ini, hal yang terpenting adalah orisinalitas. Sebisa mungkin sama atau harus lebih dari jip sebelumnya.” papar Manu.
Perburuan sparepart serta segala tetekbengek jip ini dilakukan berbarengan dengan diproses restorasi. “Salah kiranya jika anda mengganggap menunggu restorasi kendaraan menjadi waktu yang paling menjemukan. Walau saya ada jauh di Dili, namun komunikasi selalu terbuka dengan pihak Aban selaku eksekutor restorasi maupun dengan teman-teman yang membantu berburu barang dan sparepart yang diperlukan,” lanjut penyuka nasi goreng ini. “Proses ini bagaikan perburuan yang mengasyikan dan betul-betul saya nikmati,” kekehnya. “Bagi saya hal inilah yang menjadi candu dari proses ini. Inilah hal lain yang menyebabkan ketagihan,” gelaknya.
“Dalam proses yang memakan waktu dan biaya yang tak kecil ini saya mendapatkan hal lain, sesuatu yang tak bisa dinilai dalam bentuk rupiah atau pun dollar. Saya lebih bisa menghargai hidup jika bercermin dari sejarah, lebih bisa bersabar dan tentunya saya mendapatkan banyak teman,” tutur Manu sembari menutup pembicaraan
          
Mesin
Tak mudah untuk melestarikan mesin Go Devil asli bawaan M38. Mungkin karena tak muda lagi mesin yang jamak disebut side klep oleh penggemar Willys ini tergolong sedikit manja, mungkin karena faktor usia dan sekaligus tak mudah dalam memperoleh sparepart. Harus sabar dan telaten untuk merawatnya. Akan tetapi Manu tetap bersikeras untuk tetap mempertahankannya untuk mempertahankan orisinalitasnya serta sebagai bentuk penghormatannya dan kecintaannya pada Willys.
 
Girboks tranmisi
Perlu perjuangan tersendiri dalam mencari girboks 3 percepatan manual berikut transferkase bawaan kendaraan ini. Perjuangan tak terhenti pada saat peranti yang diinginkan sudah berada di tangan. Tak sedikit bagian dari peranti ini sudah aus dan bahkan rapuh, sehingga mau tak mau harus mengoplos nya dengan lebih dari dua set girboks berikut tranfecase donor. Dengan ketelatenan girboks dan tranfercase inipun akhirnya dapat berfungi sebagaimana mestinya.
 
Gardan
Dana 25 dan Dana 44 merupakan gardan asli spesifikasi jip ini. Dengan penuh kesabaran dan ketelatenan dalam berburu sparepart dan upaya menyempurnakannya akhirnya gardan tersebut benar-benar berada dalam kondisi prima. Namun demikian terdapat bagian-bagian yang memang tidak bisa lagi betul-betul orisinil, karena aspek keamanan yang menjadi bahan pertimbangannya. Tierod dan long tierod mengadopsi milik Taft GT yang dikawinkan dengan besi hexasgonal. Demikian pula dengan sistem rem depan yang menggunakan rem cakram milik Suzuki Katana.
 
Ban dan pelek
Entah dari mana datangnya, namun pada kenyataannya satu set pelek orisinal milik M38 berhasil diperoleh. Semula Manu mengginginkan untuk mengawinkannya dengan ban Denman ataupun Ground Grip lansiran Firestone, namun upaya tersebut tidaklah gampang lantaran keduanya merupakan ban super langka yang sangat sulit diperoleh. Sedikit bersikap realistis, maka Good Year Extra Grip Custom berukuran 16 x 750 lantas dipilih sebagai andalan.
 
Interior
Berdasarkan pedoman buku manual dan referensi sejarah, dasbor pun direkonstruksi ulang. Walau pun tidak berhasil menemukan panel-panel instrumen asli, namun setidaknya tata letak dan penempatannya sudah sesuai dengan yang tertera pada buku pedoman. Begitu pun dengan penempatan plakat instruksi yang dibuat ulang dengan menggunakan bahan kuningan dibuat seidentik barang orisinalnya.
 
Aparel
Sebagai kendaraan berbasis militer, maka lazim jika aparel militer seperti baju hingga topi baja menjadi pelengkapnya. Kehadiran tas obat-obatan menjadikan penampilan jip yang satu ini menjadi lebih lengkap dan realistis.
 
Pernik-pernik
Selain faktor kesulitan dalam mengumpulkan sparepart atau pun bodypart kendaraan, peranti-peranti pendukung seperti radio komunikasi, blackout lamp dan  soket  anhang hingga soket alat las listrik yang dipasang pada bagian depan menjadi barang langka yang membutuhkan kesabaran tersendiri untik mendapatkannya. Namun demikian piranti seperti kapak dan sekop serta sebuah lentera merupakan replika yang dibuat pada masa sekarang.
 
Head lamp
Menurut beberapa literatur, head lamp kuning ini hanya dipergunakan oleh komandan saja. Tentu tak mudah untuk mencari lampu yang aslinya bermerek General Electric ini. Sebagai gantinya sepasang lampu lansiran Koito kemudian dilabur cat berwarna kuning bening. Hmm..tiada rotan akar pun jadi.
 
Tanda
Sebuah tanda berbentuk bundar bertuliskan angka 2/3 tersemat di depan gril. Konon tanda ini hanya dipakai pada kendaraan yang menggunakan tambahan gandengan (anhang). Angka 2 menunjukkan wujud jip dan anhangnya, sedangkan angka 3 menyatakan banyaknya penumpang.
 
Ember kain
Ada sebuah benda yang menarik perhatian. Benda tersebut diselipkan pada jerigen di bagian buritan. Selidik punya selidik, ternyata benda berbahan kain terpal tersebut adalah ember yang bisa dilipat sedemikian hingga menjadi layaknya sebuah piringan.

Spesifikasi
Mesin                : Go Devil L Head 134 cu.in (2.2 liter) 4 silinder inline OEM M38
Pengapian        : 24 Volt  waterproof OEM M38
Body                  : M38
Sasis                 : M38
Wheelbase      : 80 inci
Girboks             : T-90 A 3 speed manual OEM M38
Tranfercase     : Dana 18 OEM M38
Gardan             : Dana 25 (depan) OEM M38
                          : Dana 44 (belakang) OEM M38
Pelek                : Willys military OEM M 38
Per                   : OEM Willys M38
Tie rod              : Custom
Sokbreker        : Kayaba
Ban                   : Good Year Extra-Grip custom 750 x 16
Antena             : PRC25
Radio               : PRC77 / 24 Volt
Trailer              : M100 Series
Builder             : Bengkel Aban
                           Jl. Kenangan No. 10
                           Tomang Jakarta Barat
                           Telp: (021) 568.0750

Otomotifnet