Laman

Senin, 19 Desember 2011

JEEP CJ7 1982 – SUZUKI JIMNY 1982


Sharing Adrenalin


Banyak ragam cara mendidik anak, salah satunya seperti yang dilakukan oleh H. Zulhermond MD terhadap putranya Raymond Zafarino. Alih-alih membuat si kecil mampu bersikap dewasa, tidak tanggung-tanggung, Zul menghadiahi Raymond sebuah kendaraan off-road yang siap tempur. “Banyak sisi positif yang bisa diambil dari dunia off-road. Selain belajar mengambil keputusan di dalam trek, lingkup pergaulannya pun cukup bisa digunakan sebagai sarana pembelajaran,” ujar Zul.

Berbekal hal itulah, Haji asal daerah Sijunjung Sumatera Barat ini membangun Suzuki Jimny buat Raymond. Tentu saja mengingat usianya baru menginjak 10 tahun, beberapa ubahan utamanya menyoal dimensi jadi hal yang diperhitungkan. Simak saja ruang driver, dijamin pengemudi dewasa pasti akan mengalami kesulitan saat berada di balik kemudi. Hal ini diamini oleh Pendi selaku kepala proyek modifikasi, “ Pokoknya butuh perjuangan ekstra jika ingin memindah-mindahkan mobil ini,” kekehnya.

Bukan hanya memberi hadiah mobil, tapi bersama Jeep CJ-7 andalannya, Zul rajin mengajak Raymond - putranya mengasah skill. “Walau masih belia, ketrampilannya sudah lumayan mumpuni menghadapi trek off-road. Rasanya banyak juga gardan yang bengkok akibat jip sering dijumping-jumpingkan” papar sang ayah. “Tapi untuk menghadapi trek-trek yang terlalu ekstrem memang masih saya batasi. Mengingat kekuatan tangan kan juga belum terlalu kuat.” tambahnya.

Namun pelan tapi pasti duet ayah - anak ini akan meramaikan kompetisi di Sumatera barat. Di event Lintang Enam Singa Harau Extreme Offroad 2011 lalu keduanya juga sudah ikut meramaikan. Meskipun kelas yang diikuti tentu saja berbeda. Untuk awal, Raymond cukup turun di kelas standar, sedang sang ayah yang kerap turun di berbagai event ikut kelas Ekstrem.

Bukan tidak mungkin nantinya Raymond bakal jadi kompetitor serius bagi sang ayah. Mari kita tunggu saja kiprah Raymond! Ayo gaspol!



Caption CJ7
Mesin

Mesin sudah memakai Cherokee 4.000 Cc. Tapi ternyata kelebihan mesin ini yang sudah model injeksi justru tidak dimanfaatkan dan malah pakai karburator Toyota FJ40 sebagai gantinya. Alasannya simpel, tidak mau dipusingkan dengan troubleshoot dari ECU maupun sensor-sensor jika turun di kompetisi.

Kaki-kaki

Suspensi merupakan racikan gado-gado antara coil spring Toyota VX plus sokbreker ProComp ES9000 di buritan dan coil overshock custom di depan. Dengan kombinasi ini keberingaasan Zul di trek off-road bisa tersalurkan. Tanpa merasa takut bantingan jip membal enggak karuan

Ban
Agar traksi selalu terjaga ban Simex Extreme Trekker 35”x10,5-15 LT yang membalut velg Daihatsu Taft custom beadlock diandalkan. Berbagai karakter trek off-road pun dilahap habis.

Winch

Memakai winch Warn 8274 di depan ternyata masih dirasa kurang. Terutama ketika harus recovery atau reposisi jip di trek sulit. Makanya di bumper belakang tak lupa ditambahkan winch T-Max 9500


Caption Jimny
Mesin

Karena masih taraf “belajar”, mesin bawaan Suzuki berkapasitas 1.000 cc 4 silinder inline jelas lebih dari cukup. Sedikit ‘penyesuaian’ di internal mesin dilakukan untuk mengejar performa yang lebih baik.

Kaki-kaki

Suspensi bawaan asli Jimny masih digunakan karena toh, masih oke untuk pemula di trek off-road.

Ban

Untuk ban Savero Extreme Komodo 31x10,5-15 LT jadi pilihan untuk disandingkan dengan velg Avantec yang telah dimodifikasi jadi beadlock. Ukuran Savero Komodo ini pas untuk gardan standar Jimny

Interior

Inilah keunikan jip milik Raymond. Tengok saja dimensi ruangnya sengaja menyesuaikan anak yang masih berumur 10 tahun ini. Makanya orang dewasa yang mau menjajal jip ini dijamin bakal kerepotan.


SPESIFIKASI

Jeep CJ-7
Mesin : OEM Cherokee
Kapasitas : 4000 cc, inline 6 silinder
Karburator : OEM Toyota FJ 40
Koil : Malory
Kabel Busi : Blue Thunder
Girboks : OEM CJ-7 manual 4 percepatan maju
Transfer case : OEM Toyota FJ-40
Gardan : OEM Isuzu Bighorn
Final Gear : 10:43
Shock : ProComp ES9000
Per : OEM Toyota Land Cruiser VX
Velg : OEM Daihatsu Taft Custom Beadlock
Ban : Simex Extreme Trekker 35x10,5x 15
Winch : Warn 8274 (depan), T-Max 9500 (belakang)
Seatbelt : Momo
Bengkel : Pendi Service Station-Tanjung Ampalu

Suzuki Jimny 1982
Mesin : OEM Suzuki Jimny (F10A)
Kapasitas : 1000 cc, 4 Silinder inline
Koil : Malory
Kabel Busi : Blue Thunder
Girboks : OEM Suzuki Jimny Manual
Transfer case : OEM Suzuki Jimny
Girboks : OEM Suzuki Jimny
Final Gear : 8: 43
Shock : ProComp ES 9000
Velg : Avantec Custom Beadlock
Ban : Savero Extreme Komodo 31x10,5-15 LT
Winch : Warn 8274 (depan), T-Max 9500 (belakang)
Seatbelt : Momo
Bengkel :Pendi Service Station-Tanjung Ampalu